GBP/USD potensi penurunan mungkin terbatas hingga 1.6990 >>

[ Senin, 21 Juli 2014 | 0 komentar ]

Pada grafik harian, turunnya indikator MACD dan Stochastic dapat menyediakan tekanan penurunan bagi GBP/USD. Namun, potensi penurunan mungkin terbatas hingga 1.6990 (batas bawah channel bullish). Penurunan masih bersifat profit-taking pasca kencangnya rally sejak pertengahan Juni silam.
Sentimen bullish masih terjaga seiring sterling tetap bertahan di atas MA 50-100-200 harian dan di dalam channel bullish. Terbentuknya pola candle stick “hammer” juga isyaratkan adanya potensi kenaikan.
Untuk jangka pendek, posisi long  lebih sesuai dengan stop-loss 1.7025 dan potensi kenaikan 1.7140.
Sementara bila harga stabil di bawah support 1.7035 maka sterling berpotensi menuju 1.6990. Resisten berada di 1.7140 dan 1.7190 (harga tertinggi 17 dan 15 Juli). Support di 1.7035 dan 1.6990 (harga terendah 18 Juli dan batas bawah channel bullish).

Resistance Level : 1.7140, 1.7190, 1.7230
Support Level      : 1.7035, 1.6990, 1.6950
(Zulfirman Basir : MNX)

Market Review >>

[ Minggu, 20 Juli 2014 | 0 komentar ]

Euro Menembus $1.35 Untuk Pertama Kalinya Sejak Februari. Euro tergelincir di bawah level psikologis $1.35 untuk pertama kalinya sejak bulan Februari setelah jatuhnya pesawat komersial Malaysia di Ukraina memperburuk ketegangan geopolitik, dan memicu penguatan Dollar AS. Mata uang bersama 18-negara juga terbebani oleh langkah Bank of Italy yang memangkas proyeksi pertumbuhan nasional untuk tahun 2014 menjadi 0,2%, serta memperingatkan tentang adanya ketidakpastian signifikan tentang prospek ekonomi terbesar ke-3 zona Euro.

Kekhawatiran Tentang Ukraina Menyeret Sterling. Sterling merosot terhadap Dollar AS pada hari Jumat seiring kekhawatiran atas eskalasi ketegangan antara Rusia dan Barat memaksa investor untuk memangkas posisi long mata uang Inggris, dan beralih memburu mata uang yang lebih likuid dan safe haven. Kekhawatiran tentang hubungan blok Timur dan blok Barat kembali mencuat setelah sebuah pesawat penumpang Malaysia jatuh di timur Ukraina. Keprihatinan atas serangan darat Israel di Gaza juga turut melukai risk sentiment.

Lonjakan Harga Konsumen Menopang Loonie. Dollar Kanada melesat ke level puncak dalam sepekan pasca sebuah indikator inflasi, untuk bulan ke-2 beruntun, mampu bertahan di atas target 2% dari bank sentral. Loonie terapresiasi versus sebagian besar mata uang utama setelah indeks harga konsumen tumbuh 2,4% pada bulan Juni dari tahun sebelumnya, yang tercepat dalam lebih dari 2 tahun. Data itu dirilis 2 hari setelah Bank of Canada mengatakan jika kenaikan inflasi hanya bersifat sementara dan perekonomian tidak akan sepenuhnya pulih selama 2 tahun.

Sentimen Konsumen AS Sentuh Level Terendah 4 Bulan. Gairah konsumen AS turun pada bulan Juli, pengukuran sentimen konsumen menyentuh level terendah dalam empat bulan terakhir akibat menurunnya ekspetasi akan kondisi ekonomi. Pengukuran awal indeks sentimen konsumen dari University of Michigan and Thomson Reuters turun menjadi 81,3 di bulan Juli, level terendah sejak bulan Maret, dari bulan sebelumnya sebesar 82,5. Setahun sebelum masa resesi yang dipicu krisis keuangan, rata-rata indeks setimen konsumen sebesar 86,9. Ekonom sebelumnya memperkirakan angka 83,0 di bulan Juli. Detail dari laporan tersebut menunjukkan ekspetasi kosumen turun menjadi 71,1 di bulan Juli dari 73,5 di bulan Juni. Sementara indeks untuk kondisi ekonomi saat ini naik menjadi 97,1 dari sebelumnya 96,6.


Sumber: MNX

Sterling Perlu Atasi Resisten 1.7190 >>

[ Kamis, 17 Juli 2014 | 0 komentar ]

Pada grafik harian, turunnya indikator MACD dan Stochastic dapat menyediakan tekanan penurunan bagi GBP/USD. Namun, potensi penurunan mungkin terbatas hingga 1.6950 (batas bawah channel bullish). Penurunan masih bersifat profit-taking pasca kencangnya rally sejak pertengahan Juni silam.
Sentimen bullish masih terjaga seiring sterling tetap bertahan di atas MA 50-100-200 harian dan di dalam channel bullish. Meski demikian, sterling perlu mencatatkan level penutupan harian di atas resisten 1.7190 untuk melanjutkan momentum bullish. Kegagalan mengatasi 1.7190 dapat turut memicu aksi profit-taking.
Untuk jangka pendek, posisi long  lebih sesuai dengan stop-loss 1.7045 dan potensi kenaikan 1.7230.
Sementara bila harga stabil di bawah support 1.7060 maka sterling berpotensi menuju 1.7010. Resisten berada di 1.7150 dan 1.7190 (harga tertinggi 16 dan 15 Juli). Support di 1.7060 dan 1.7010 (harga tertinggi 19 dan 16 Juni).

Resistance Level : 1.7150, 1.7190, 1.7230
Support Level      : 1.7060, 1.7010, 1.6950
(Zulfirman Basir : MNX)

Sterling menuju penurunan mingguan Pertama terhadap Dollar AS >>

[ Senin, 14 Juli 2014 | 0 komentar ]


Sterling menuju penurunan mingguan pertama terhadap Dollar AS sejak Mei seiring kemunculan tanda-tanda mulai melambatnya momentum pertumbuhan ekonomi Inggris, sebuah tren yang bisa mendorong Bank of England untuk menunda kenaikan suku bunga hingga tahun depan. Data hari Jumat menunjukkan output konstruksi Inggris merosot tajam pada bulan Mei. Data sebelumnya yang menunjukkan kejatuhan output industri, pelemahan harga rumah dan melebarnya defisitperdagangan Inggris juga turut menempatkan Cable di bawah tekanan hampir di sepanjang pekan ini.
"Ada tanda-tanda bahwa rally Sterling baru-baru ini mulai sedikit tertahan dan sulit berlanjut," kata Ian Stannard, kepala strategi mata uang Eropa pada Morgan Stanley di London. "Namun outlook dalam jangka menengah dan panjang masih positif, sehingga setiap koreksi akibat data yang sedikit lebih lemah dari perkiraan masih akan menjadi kesempatan baik untuk kembali membeli Sterling."
USDCHF Sideways, Waspadai Sinyal Koreksi Pada Stochastic
Bias sideways dalam jangka pendek seiring harga masih bergerak di antara MA 20 di 0.8917 dan MA 200 di 0.8952 pada grafik 4 jam, namun dengan pergerakan Stochastic yang bersiap untuk koreksi dari area jenuh beli, kami perkirakan harga akan berubah menjadi bearish, terutama jika mampu menembus ke bawah area 0.8917.
Untuk bearish, level support terdekat berada di area 0.8917, dengan harga menembus dan bergerak konsisten di bawah area tersebut, seharusnya dapat memicu pergerakan bearish lebih lanjut untuk menguji ke area support kunci di 0.8900. Dan untuk sisi atasnya, level resisten terdekat tampak di area 0.8950, dengan harga menembus dan bergerak stabil diatas area tersebut itu akan memicu pergerakan bullish lanjutan menuju ke area 0.8970
EURJPY Bearish Selama Bertahan Di Bawah MA 50-100-200
Bias terlihat bearish untuk hari ini selama harga masih bergerak konstan di bawah indikator MA 50-100-200 pada grafik 1 jam, namun dengan indikator Stochastic yang mulai menunjukkan pergerakan naik dari area oversold, kami perkirakan akan ada pergerakan bullish dalam jangka pendek.
Dalam jangka pendek, dengan Stochastic yang mulai berikan pergerakan rebound, kami perkirakan harga akan menguji ke area 138.18 sebagai level resisten terdekatnya, menembus di atas area tersebut akan membuat harga bergerak netral seiring tidak jelasnya petunjuk di zona ini dengan level resistennya berada di area 138.60. Dan untuk sisi bawahnya, level support terdekat berada di area 137.50, menembus di  bawah area tersebut akan semakin menegaskan pergerakan bearish untuk menguji ulang ke area 136.70.
GBPJPY Sideways, Terjepit MA 50 Dan 200
Bias sideways dalam jangka pendek seiring harga masih bergerak dalam kisaran antara MA 50 di 174.35 dan MA 200 di 172.75 pada grafik 4 jam, di perlukan menembus salah satu sisi untuk memicu pergerakan lebih lanjut, selain itu dengan bertentangannya pergerakan indikator Stochastic dan MACD juga turut memicu pergerakan sideways.
Untuk sisi atas, level resisten terdekat berada di area 174.35, jika harga sanggup menembus dan bertahan di atas area tersebut, seharusnya itu dapat memicu pergerakan bullish lebih lanjut dengan membidik area resisten kunci di 175.35. Dan untuk sisi sebaliknya, area 172.75 adalah level support terdekat, di perlukan menembus dan bergerak stabil dibawah area tersebut untuk memicu pergerakan bearish lebih lanjut menuju ke area support kunci di 172.00
Aussie Terperangkap Oleh Pola Rectangle
Pada grafik harian, kemampuan aussie untuk tetap bertahan di atas MA 50-100-200 harian dapat isyaratkan masih adanya tenaga kenaikan lebih lanjut bagi AUD/USD. Namun, aussie mungkin hanya akan bergerak sideways di kisaran 0.9200 – 0.9500 seiring mendatarnya indikator MACD dan Stochastic serta aussie yang masih terperangkap di dalam pola rectangle.
Dari sisi fundamental, data tadi pagi menunjukan membaiknya tingkat penyaluran kredit di Australia. Ini dapat memberikan harapan akan berlanjutnya momentum pertumbuhan ekonomi negeri Kangguru tersebut. Ini mungkin dapat memberikan sentimen positif untuk AUD/USD.  
Untuk jangka pendek, posisi long  lebih sesuai dengan stop-loss 0.9340 dan potensi kenaikan 0.9500. 
Sementara bila harga stabil di bawah support 0.9350 maka aussie dapat menguji 0.9300. Resisten berada di 0.9455 dan 0.9500 (harga tertinggi 10 dan 1 Juli). Support di 0.9345 dan 0.9300 (MA 50 harian dan harga tertinggi 4 Juni).
Resistance Level : 0.9455, 0.9500, 0.9550
Support Level      : 0.9345, 0.9300, 0.9265
Sterling Perlu Atasi Resistance 1.7180
Pada grafik harian, turunnya indikator MACD dan Stochastic dapat menyediakan tekanan penurunan bagi GBP/USD. Namun, potensi penurunan terbatas dan masih bersifat profit-taking. Sentimen bullish masih terjaga seiring sterling tetap bertahan di atas MA 50-100-200 harian dan di dalam channel bullish.
Untuk jangka pendek, posisi short  lebih sesuai dengan stop-loss 1.7190 dan potensi penurunan 1.7020.
Sementara bila harga stabil di atas resistance 1.7180 maka sterling berpotensi menuju 1.7230. Resisten berada di 1.7180 dan 1.7230 (harga tertinggi 4 Juli dan terendah Maret 2006). Support di 1.7085 dan 1.7010 (harga terendah 8 Juli dan tertinggi 16 Juni).
Resistance Level : 1.7180, 1.7230, 1.7270
Support Level      : 1.7085, 1.7010, 1.6950

GBPJPY Bearish >>

[ Kamis, 10 Juli 2014 | 0 komentar ]

Sterling diperdagangkan melemah terhadap dollar setalah beberapa data ekonomi yang dirilis mengecewakan. Sementara itu Bank of England dalam rapat kebijakan moneter tidak mengubah kebijakannya.
Laju kenaikan harga rumah di London dilaporkan berada pada level terendah dalam 15 bulan terakhir, sementara neraca perdagangan Inggris melebar di bulan Mei. Office for National Statistics melaporkan defisit perdagangan Inggris melebar ke £9,2 milyar pada bulan Mei dari defisit bulan sebelumnya sebesar £8,8 milyar. Defisit di bulan Mei tersebut lebih besar dibandingkan perkiraan £8,7 milyar.
Sementara itu BOE sesuai perkiraan dalam rapat kebijakan moneter tetap mempertahankan tingkat suku bunga sebesar 0,50%, dan program pembelian aset sebesar  £375 miliar.
GBPUSD saat ini diperdagangkan pada kisaran 1.7109 menjauhi level tertinggi harian 1.7166. (pap)
GBPJPY dalam jangka pendek.
Bias bearish untuk GBPJPY dalam jangka pendek, seiring harga terlihat menjauh ke bawah dari garis indikator MA 50-100-200 pada grafik 1 jam, namun dengan indikator Stochastic yang berada di area jenuh jual, kita harus mewaspadai untuk adanya rebound.
Dengan harga yang berada di bawah garis MA 50-100-200, kami perkirakan harga akan menguji level support terdekatnya dari harga saat ini yang berada di area 173.70, dengan harga yang kembali menembus ke bawah area tersebut akan semakin berikan tekanan bearish lebih lanjut untuk membidik ke area 172.70 sebagai level support selanjutnya. Dan untuk sisi atasnya, level resisten terdekat berada di area 174.08, menembus ke atas dari area tersebut seharusnya akan berikan dorongan naik lebih lanjut menuju ke area 173.25 sebelum membidik area resisten kunci di 174.45.

GBP Potensi Terkoreksi Kembali >>

[ Senin, 23 Juni 2014 | ]


Pada grafik harian, naiknya indikator MACD dan harga yang bergerak di atas MA 50, 100, dan 200 memberikan potensi penguatan harga untuk menguji kembali area 1.7060. Diperlukan penutupan harian dan gerakan konsisten di atas area 1.7060 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut menuju area 1.7150.
Disisi lain indikator stochastic dan RSI berada pada wilayah overboughtkegagalan melakukan penutupan di atas 1.7060 atau selama harga masih stabil bergerak dibawah area tersebut, memberikan peluang koreksi harga ke area 1.7000, dengan potensi ke area 1.6930 jika area tersebut tertembus.
Fokus hari ini pada data penjualan rumah second AS untuk bulan Mei yang akan diirilis malam ini diperkirakan lebih tinggi dari bulan sebelumnya. GBPUSD berpeluang terkoreksi jika data tersebut dirilis sesuai ekspetasi atau lebih tinggi, dan sebaliknya.  

Sumber: MNX

Sterling Perlu Atasi Resisten 1.6995 >>

[ Senin, 16 Juni 2014 | ]

Pada grafik harian, naiknya indikator MACD dan Stochastic dapat menyediakan tenaga kenaikan bagi GBP/USD. Sentimen cukup bullish dengan sterling yang kini berada di atas MA 50-100-200 harian. Namun, sterling perlu mencatatkan level penutupan harian di atas resisten 1.6995 untuk melanjutkan momentum rally. Kegagalan mengatasi resisten 1.6995 dapat isyaratkan terbentuknya pola double-top yang bisa memicu aksi profit-taking.
Dari sisi fundamental, komentar hawksih BoE’s Carney tadi pagi semakin menegaskan ekspektasi pasar bahwa BoE dapat menaikan suku bunga lebih cepat dari estimasi pasar. Ini mungkin masih bisa memberikan sentimen positif untuk sterling.
Untuk jangka pendek, posisi long lebih sesuai dengan stop-loss 1.6910 dan potensi kenaikan hingga 1.7040.
Sementara bila harga stabil di bawah support 1.6920 maka sterling berpotensi menuju 1.6880. Resisten berada di 1.6995 dan 1.7040 (harga tertinggi 6 Mei dan Agustus 2009). Support di 1.6920 dan 1.6880 (harga terendah 15 Mei dan MA 100 harian).
Resistance Level1.6995, 1.7040, 1.7100
Support Level      : 1.6920, 1.6880, 1.6845

Sumber: MNX

Pidato Carney Melambungkan Sterling Menuju Level Puncak 5-Tahun >>

[ Minggu, 15 Juni 2014 | ]

Konflik Irak Menguntungkan Dollar AS. Dollar AS menguat terhadap beberapa mata uang utama pada hari Jumat seiring eskalasi konflik di Irak meredam mood investor dan mendongkrak daya tarik safe haven mata uang AS, dengan kenaikan yield Treasury AS turut menyediakan dukungan. Greenback juga terapresiasi versus Yen seiring para trader mempertimbangkan kembali potensi pelemahan pertumbuhan ekonomi pada kuartal ke-2, yang bisa memicu pelonggaran tambahan dari Bank of Japan. Sementara data sentimen konsumen AS bulan Juni yang lebih lemah dari ekspektasi tidak banyak merubah sentimen pasar.

Pidato Carney Melambungkan Sterling Menuju Level Puncak 5-Tahun. Sterling mendekati level puncak 5-tahun terhadap Dollar AS pada hari Jumat setelah Gubernur Bank of England mengatakan jika suku bunga bisa dinaikkan lebih cepat dari harapan pasar. Pernyataan mengejutkan Mark Carney tersebut mendorong investor untuk memajukan ekspektasi kenaikan suku bunga Inggris dari kuartal pertama tahun 2015 menjadi sebelum akhir tahun ini. Hal itu juga akan membuat BoE sebagai bank sentral pertama yang menormalkan kebijakan moneter sejak krisis keuangan global pecah pada tahun 2008.

Aussie Membukukan Kenaikan Mingguan ke-3 Beruntun. Meskipun tergelincir versus Greenback pada hari Jumat, Dollar Australia tetap membukukan kenaikan mingguan ke-3 beruntun, pasca data China menunjukkan penjualan ritel dan pertumbuhan produksi industri berakselerasi pada bulan Mei. Mitra dagang terbesar Australia itu mengatakan penjualan ritel tumbuh 12,5% pada bulan Mei dari tahun sebelumnya, dibandingkan kenaikan 11,9% pada bulan April. Sedangkan output industri memenuhi harapan ekonom dengan naik 8,8% dari 8,7% pada bulan April.

S&P Upgrade Outlook Rating Inggris. Agensi rating Standard & Poor's menaikkan outlook rating AAA milik Inggris dari negatif menjadi stabil pada hari Jumat. Keputusan tersebut, yang dimumkan apsca penutupan, akan menguatkan argument dari Menteri Keuangan Inggris George Osborne bahwa Inggris telah pulih. "Kami mengantisipasi bahwa pemulihan ekonomi Inggris akan terus meluas, menguntungkan keuangan publik," menurut pernyataan S&P. S&P saat ini adalah satu-satunya agensi rating yang mempertahankan rating AAA milik Inggris. S&P juga memangkas rating kredit Afrika Selatan, dari BBB menjadi BBB-, namun merevisi naik outlooknya dari negatif menjadi stabil. S&P mengatakan aksi mogok pada pertambangan platinum Afrika Selatan, ditambah dengan lemahnya tingkat permintaan domestik dan luar negeri, sebagai alasan downgrade, menambahkan bahwa pembiayaan bergantung pada aliran modal yang berpotensi volatile.

Sumber: MNX

Prediksi Pergerakan Harga Analisa Teknikal Untuk 9 - 13 Juni >>

[ Selasa, 10 Juni 2014 | ]

Analisa teknikal mingguan berikut ini dibuat berdasarkan harga penutupan pasar hingga akhir minggu lalu (6 Juni 2014), dan dimaksudkan sebagai acuan untuk trading jangka menengah dan panjang.

EUR/USD:

Tampak dengan jelas formasi candle bullish engulfing yang menunjukkan keadaan uptrend. Sebelum ECB meeting, EUR/USD masih berkonsolidasi di sekitar garis kurva sma-200 day. Setelah gagal menembus level psikologis 1.3500, tampaknya akan berkonsolidasi kembali dengan kecenderungan uptrend. Selain formasi candle bullish engulfing, kondisi bullish juga didukung oleh indikator MACD yang memotong garis sinyal dengan dominan bullish (garis histogram warna biru). Secara teknikal, 1.3500 adalah support kunci yang merupakan level 50% Fibo retracement dari penurunan tahun 2011 hingga tahun 2012. 

Untuk entry buy masih prematur, sebaiknya menunggu garis kurva sma-200 day benar-benar ditembus, meskipun harga sudah diatas level pivot mingguan.
Level pivot mingguan : 1.3607
Resistance
 : 1.3677 hingga 1.3700.
Support : 1.3585 hingga 1.3550, support berikutnya 1.3500.

Indikator :
MACD (12, 26, 9) ; ADX (14) daily 
Level-level penting EUR/USD :
1.4000 
1.3964 ; 1.3932 (level double top) ; 1.3865 ; 1.3830 ; 1.3785 ; 1.3740 ; 1.3700 ; 1.3677 ; 1.3650; 1.3585 ; 1.3550 ; 1.3500 ; 1.3450 ; 1.3400 

Fibonacci expansion :Titik 1 : 1.3295 (harga terendah 7 Nopember 2013)
Titik 2 : 1.3992 (harga tertinggi 8 Mei 2014))
Titik 3 : 1.3502 (harga terendah 5 Juni 2014)

GBP/USD:

Level 1.6730 menjadi support kuat minggu lalu, tetapi GBP/USD juga gagal menembus resistance kuat 1.6823 dan kembali bergerak di dalam channel downtrend. Sementara ini trend sedang melemah (indikator ADX yang berada dibawah level 25). Entry buy bila terjadi breakout, yaitu harga menembus garis atas channel downtrend dan garis support (warna hijau), dan MACD berada diatas level 0.00 dengan dominan bullish (garis histogram warna biru).

Level pivot mingguan : 1.6782
Resistance
 : 1.6900 hingga 1.6990
Support : 1.6730 (level 23.6% Fibo retracement) hingga 1.6684, support berikutnya 1.6600.

Indikator :
MACD (12, 26, 9) ; ADX (14) daily 
Level-level penting GBP/USD :1.7375, 1.7180 (support kunci tahun 2006), 1.6990 ; 1.6823 ; 1.6684 ; 1.6600 ; 1.6475 ; 1.6343 ; 1.6217 ; 1.6163 ; 1.6000 

Fibonacci retracement :Titik swing low : 1.5853 (harga terendah 12 Nopember 2013)
Titik swing high  : 1.6995 (harga tertinggi 6 Mei 2014)

USD/JPY:

Rejection pin bar yang terbentuk minggu lalu mengisyaratkan bullish tetapi belum terkonfirmasi, sementara formasi candle bearish engulfing mengisyaratkan bearish. Hal ini didukung oleh indikator stochastic yang overbought dan kurva %K yang memotong %D dari arah atas yang menunjukkan akan terjadinya koreksi downtrend.. Entry sell setelah harga menembus garis channel downtrend bagian bawah.

Level pivot mingguan : 102.35
Resistance
 : 102.74 hingga 103.20 (garis downtrend), resistance berikutnya 103.77.
Support : 102.00 (berimpit dengan level Fibo expansion 23.6%0 hingga 101.52 (level Fibo expansion 38.2%).

Indikator :Stochastic (14,3,3) ; ADX (14) 
Level-level penting USD/JPY :105.44 ; 104.80 ; 103.77 ; 102.74 ; 102.00 ; 101.30 ; 100.75 ; 100.00
Fibonacci expansion :Titik 1 : 104.11 (harga tertinggi  4 April 2014)
Titik 2 : 100.81 (harga terendah 21 Mei 2014)
Titik 3 : 102.78 (harga tertinggi  4 Juni 2014)

AUD/USD:

AUD/USD masih bergerak di dalam channel downtrend. Untuk entry sebaiknya menunggu bar berikutnya. Sementara ini harga berada diatas level pivot mingguan dan indikator ema-8 daily memotong ema-21 daily dari bawah ke atas yang mengisyaratkan bullish, tetapi untuk entry buy sebaiknya menunggu harga menembus upper channel downtrend dan indikator ADX (yang dominan bullish) diatas level 25.

Level pivot mingguan : 0.9305
Resistance
 : 0.9368 hingga 0.9442.
Support : 0.9283 hingga 0.9202 (level 23.6% Fibo expansion), support berikutnya 0.9175.

Indikator:
MACD (12, 26, 9) ; ADX (14) daily 
Level-level penting AUD/USD :
0.9900
 ; 0.9794, 0.9700, 0.9526, 0.9442, 0.9368, 0.9283 ; 0.9175 ; 0.9000 ; 0.8893 ; 0.8730.

Fibonacci expansion :
Titik 1 : 0.9756 (harga tertinggi 23 Oktober 2013)
Titik 2 : 0.8659 (harga terendah 24 Januari 2014))
Titik 3 : 0.9460 (harga tertinggi 10 April 2014)

Sumber: SPF

Broker XM (Trading Point Group)

[ Minggu, 08 Juni 2014 | ]

XM yang sebelumnya bernama XEMarket (Trading Points Group), masih tergolong broker muda karena baru berdiri sejak tahun 2009. Namun, legitimasinya sudah sangat terjamin oleh berbagai regulasi seperti FCA (FSA, UK), CySEC, dan lain sebagainya. Ini merupakan prestasi yang cukup impresif, karena untuk mendapatkan pengakuan dari berbagai regulasi tersebut perlu melewati bermacam peninjauan yang rumit dan panjang. Selain itu, daya tarik XM terletak pada spread-nya yang rendah, layanan yang cepat, dan berbagai jenis tawaran yang menarik.

Saat ini, XM telah memiliki klien di lebih dari 200 negara dan memberikan layanan dalam lebih dari 18 bahasa, termasuk Bahasa Indonesia. Ini sejalan dengan dedikasi XM untuk memberikan kemudahan bagi klien-nya, termasuk dengan customer support yang siap 24 jam setiap Senin hingga Jum'at. Kekhasan XM yang lain adalah tersedianya pilihan deposit dan penarikan yang bebas fee.

XM beralamat di 12 Richard & Verengaria Street, Araouzos Castle Court 3rd Floor, 3042 Limassol, Cyprus.


Keamanan Dan Regulasi

Dari segi regulasi dan perijinan yang dimiliki, broker XM boleh dibilang cukup bergengsi dan diakui. XMmenyimpan dana klien di Barclays Bank PLC, bank terpercaya yang sudah dikenal secara internasional, dalam rekening yang terpisah dari rekening intinya. Ini dilakukan untuk melindungi agar dana klien tetap aman. Disamping menggunakan jasa Barclays Bank, XM yang dimiliki oleh Trading Point Holdings Ltd juga memiliki dasar hukum yang sangat kuat. Mereka beroperasi berdasarkan Cypriot Investment Services and Activities dan diregulasi oleh Market Law 144 (1)/2007. XM juga telah teregistrasi di berbagai lembaga di Eropa dan Selandia Baru, yaitu FCA (FSA, UK), BaFin (Jerman),CNMV (Spanyol), AFM (Belanda), FI (Swedia), FIN (Finlandia), PSZAF (Hongaria), CONSOB (Italia), ACP (Perancis), KNF (Polandia), FSP (Selandia Baru), MiFID, dan CySEC. 


Perkembangan

Melihat dari umurnya, XM masih cukup muda, mulai berdiri sejak 2009, dan berkedudukan di Cyprus. Walau masih relatif baru, broker XM dengan cepat mendapatkan perhatian dari trader-trader di dunia. Dan sejak akhir 2011 broker XM mendapat respon yg hangat dari negara-negara di Asia Tenggara (Malaysia, Singapura, termasuk Indonesia). Sejak berdiri, salah satu strategi yg digunakan XM dalam menarik klien baru adalah dengan tawaran bonus-bonus.


Spesifikasi Perdagangan Broker XM

  • XM menyediakan banyak sekali instrumen trading, meliputi lebih dari 60 pair forex, CFD, Indeks Saham, Gold, Silver dan Oil.
  • Deposit di XM dapat dilakukan dalam berbagai mata uang, yaitu USD, EUR, GBP, CHF, AUD, JPY, RUB, PLN, dan HUF.
  • Variable spread mulai dari 1 pip untuk major pair.
  • Deposit minimal 5 USD.
  • Leverage mulai dari 1:1 hingga 1:888.
  • Tersedia akun swap dan tidak ada komisi.
  • Lot minimum 0,1.
  • Membolehkan semua model trading (hedging, scalping, news trading, dsb).
  • Terdapat berbagai metode deposit dan penarikan uang, baik melalui kartu kredit, e-payment, Bank Wire, Transfer Bank Lokal, maupun MoneyGram dan Western Union.
  • Zero fee bagi deposit dan penarikan via Kartu Kredit dan E-Payment.
  • Tersedia berbagai platform trading, termasuk MT4, Web Trader, dan MAM Trader.
  • Layanan customer service selama 24/5.
  • Sistem trading XM juga terkoneksi dengan sistem platform perdagangan ZuluTrade (sistem trading otomatis).



Pilihan Jenis Akun Trading di XM

Saat ini XM menawarkan 3 jenis akun yg bisa dipilih oleh trader, yaitu:
  1. Akun Mikro
    • Minimum lot 1000
    • Deposit minimal 5 USD
    • Leverage hingga 1:888
    • Spread mulai dari 1 pip
    • Open/Pending Order maksimal 200 posisi
    • Maksimum open lot per transaksi 100 lot
    • Jenis akun ini cocok bagi pemula
  2. Akun Standar
    • Minimum lot 100000
    • Deposit minimal 5 USD
    • Leverage hingga 1:888
    • Spread mulai dari 1 pip
    • Open/Pending Order maksimal 200 posisi
    • Maksimum open lot per transaksi 50 lot
    • Jenis akun ini cocok bagi yg telah berpengalaman
  3. Akun Executive
    • Minimum lot 100000
    • Deposit minimal 100000 USD
    • Leverage hingga 1:100
    • Spread mulai dari 1 pip
    • Open/Pending Order maksimal 200 posisi
    • Maksimum open lot per transaksi 50 lot
    • Jenis akun ini cocok bagi sudah mahir dan profesional

Pendaftaran XM relatif mudah, dan Anda bisa registrasi disini

Karena broker XM merupakan broker beregulasi, nantinya Anda akan diminta untuk mengunggah data diri (KTP) dan billing untuk proses verifikasi.


Deposit dan Penarikan

XM memiliki berbagai metode deposit dan penarikan uang, baik melalui kartu kredit, e-payment, Bank Wire, Transfer Bank Lokal, maupun MoneyGram dan Western Union. E-payment yang terhubung dengan XM antara lain WebMoney, Skrill, Neteller, dan lain-lain. Sedangkan transfer Bank Lokal di Indonesia dilakukan via RBS Indonesia.

Salah satu kemudahan yang dipromosikan XM adalah Zero Fee. Dalam deposit maupun penarikan, broker XM akan meng-cover fee apabila transaksi dilakukan dengan Kartu Kredit atau E-Payment. Demikian juga waktu yang dibutuhkan hingga transaksi selesai dan dana masuk ke akun Anda bervariasi tergantungfasilitas yang Anda gunakan

Alternatif lain yang lebih efektif dan efisien adalah deposit dan penarikan via exchanger lokal. Dengan menggunakan jasa exchanger lokal, Anda dapat melakukan deposit dan penarikan langsung di bank lokal yang mudah ditemui dimana saja (BCA/Mandiri) dengan mengikuti rate yang sudah jelas dan tidak berubah-ubah.


Program Kemitraan XM

Bagi Anda yg berkecimpung di forex namun tidak berfokus pada tradingnya, Anda bisa pula mempertimbangkan program afiliasi dari broker XM. Dimana XM menawarkan sampai pada tingkat 2, dan untuk tingkat pertama XM akan memberikan komisi sd 30% dari spread. Untuk bisa berpartisipasi dalam afiliasi/IB XM ini syaratnya sangat mudah, Anda tinggal buka akun biasa saja, tanpa deposit, dan nanti Anda akan memperoleh link afiliasi Anda. 


Kesimpulan Dan Rekomendasi

XM telah diregulasi oleh berbagai lembaga terpercaya di dunia. Legitimasinya sudah sangat terjamin oleh berbagai regulasi seperti FCA (FSA, UK), CySEC, dan lain sebagainya. Ini merupakan prestasi yang cukup impresif, karena untuk mendapatkan pengakuan dari berbagai regulasi tersebut perlu melewati bermacam peninjauan yang rumit dan panjang.

Beberapa kelebihan XM yang lain adalah pada tawaran spread yang rendah, serta kontak support yang sangat responsif.

Broker XM juga menawarkan cara deposit dan penarikan yang amat beragam bagi klien-nya. Sehingga klien lebih bebas untuk memilih cara deposit dan penarikan yang paling mudah bagi dirinya.

Untuk market trader Indonesia sendiri, nama XM sudah cukup dikenal, namun kami rasa masih kalah populer dibanding dengan broker di kelasnya seperti (FBS, FXOpen, InstaForex) mungkin dikarenakan masih baru berdiri.

Catatan: Broker yg mengantongi perijinan tentunya bisa dilihat bahwa ada itikad baik dari broker untuk melakukan operasi secara benar dan tertib sesuai dari regulator, namun beberapa kasus banyak pula broker beregulasi yang sangat jelek kualitasnya. Dengan kata lain memang lebih memberikan rasa aman, tetapi bukan jaminan 100%.

Sumber: SPF